Antologi Biografi dan Karya Lima Sastrawan Sumatera Barat/Bab 2
Ia dikenal sebagai seorang politikus yang berani, jurnalis dan sastrawan yang berpena tajam. Buku Jurnalis Perempuan Dalam Pusaran Konflik adalah buku yang penting untuk dibaca oleh semua orang, terutama jurnalis perempuan. Buku ini dapat memberikan wawasan tentang tantangan dan hambatan yang dihadapi jurnalis perempuan di daerah konflik, serta pentingnya peran jurnalis perempuan dalam meliput konflik. Meski ciptaannya itu pada akhirnya tidak berhasil menjadi populer, banyak yang menilainya sebagai cikal bakal dari Bitcoin. Meskipun demikian, masih banyak yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa media, jurnalis dan masyarakat luas pada umumnya mampu menggunakan AI secara bertanggung jawab, aman dan beretika. Sehingga tercapai cita-cita kita, suatu masyarakat Pancasila yang adil dan makmur. Di Payakumbuh inilah Rusli Marzuki Saria menyelesaikan pendidikan SD dan menamatkan SMP (Sore) pada tahun 1953 dan pada tahun yang sama ayahnya pun meninggal dunia sehingga rencana akan melanjutkan studi ke Akademi Seni Rupa (ASRI) Yogyakarta pun batal. Ayahnya memboyong anak laki-lakinya ini pindah ke Labuah Basilang, Payakumbuh.
Karena itu Abdul Moeis pindah ke Bandung. Abdul Moeis telah tiada. Rusli Marzuki Saria adalah seorang penyair yang telah menghasilkan banyak sekali karya, telah berjumlah ratusan. Hal itu memberi gambaran bahwa puisi-puisi Rusli bersifat impresionisme dan kesan selintas terhadap berbagai persoalan kehidupan yang diungkapkan lewat curahan emosi dan perasaan. Abdul Moeis pun mengalami hal itu. Pemerintah menilai bahwa jasa-jasa Abdul Moeis dalam perjuangan untuk mencapai kemerdekaan, cukup besar. Di antara saja-sajak yang dituliskan Rusli Marzuki Saria dalam kumpulan Ada Ratap Adu Nyanyi itu adalah sajak “YBL”, “Lambaian Tangan”, dan sajak “Perjalanan Jauh”. Namun, semangat mereka tetap membara Kompleksnya perjuangan tersebut, menempa mereka menjadi jurnal yang plawa dan kukuh. Menulis sajak dan esai tetap dilakoninya. Syakban. Puisi-puisi Rusli dimuat pula di koran Nyata, Bukittinggi yang memiliki halaman cerpen, sajak, dan esai. Pada tahun 1955, Rusli diasimilasi dari Pegawai Sipil menjadi Agen Polisi Kepala Mobbrig di kantor yang sama. 218 tahun 1959 Abdul Moeis ditetapkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan. Namun untuk menambah biaya dan untuk mengisi waktu, Abdul Moeis masih terus mengarang dan menterjemahkan buku. Kehidupan kota ditatap Rusli dengan bingkai kacamata desanya yang masih polos, murni, dan sederhana.
Donny menggarisbawahi perlunya etika dalam menggunakan kecerdasan buatan untuk pembuatan konten dan personalisasi konten yang efektif. Ia juga menyarankan media untuk mulai meningkatkan kapasitas jurnalisnya agar memiliki kompetensi dalam permanfaatan teknologi digital dan AI. AI mesti difungsikan oleh media sebagai sarana meningkatkan kualitas dan kuantitas konten yang diproduksi, sembari memastikan awak dan jurnalisnya memiliki kelapangan dalam membangun potensi diri dan media tempat bernaungnya dengan menggunakan AI tersebut. Penyair seakan hendak mengajak kita untuk memasrahkan diri dan selalu berdoa kepada Sang Pemilik kehidupan ini. Persoalan agama di dalam puisi Rusli adalah penyerahan diri seorang hamba yang lelah didera oleh berbagai persoalan kehidupan yang pahit dan penuh perjuangan. Penderitaan yang dirasakan sebagai akibat pemerintah yang tidak mengurus kepentingan rakyat dengan sungguh-sungguh dan hanya mengumbar janji dan program kosong membuat kehidupan masyarakat terpuruk. Fitur AI generatif di Xcode yang memungkinkan developer membuat aplikasi baru dengan lebih cepat. Sebagaimana dikutip dari Charles Darwin, Bapak Evolusi, "Bukan yang paling kuat yang bisa bertahan hidup, bukan juga yang paling pintar, namun yang yang paling bisa beradaptasi terhadap perubahan". Di kota, semboyan dan slogan (kata berfilsafat) hanya sebagai hiasan dinding belaka, bukan untuk dipahami, apalagi diteladani.
Persoalan dalam puisi Rusli bertolak dari tema-tema sosial, sejarah, iman, keagamaan, rumah tangga, kampung halaman, kemiskinan, kesunyian, protes, dan sebagainya. Dalam situasi genting mereka sering dihadapkan pada pertaruhan besar dem mengusung kerja jurnalistik. AI menawarkan ragam manfaat berupa efisiensi dan kreativitas dalam banyak hal, namun juga memberikan tantangan teknis dan etis tersendiri dalam industri media dan kerja jurnalis. Artinya, golongan III A PGPN 1955 diturunkan menjadi golongan BB/IH dengan masa kerja ditambah dua tahun karena memiliki ijazah SMP. Pemimpin redaksi koran tersebut pada tahun 1956 itu adalah Suwardi Idris. Rusli Marzuki Saria adalah anak laki-laki satu-satunya dari 17 orang bersaudara. Nama belakang RMS, “Marzuki Saria” berasal dari nama ayahnya Marzuki gelar Datuk Rajo Penghulu dan nama ibunya Sarianun. Di Payakumbuh, ayahnya melanjutkan usaha di bidang jasa angkutan kuda (bendi), meneruskan usaha yang telah ada di Agam dulu. Pada beberapa bagian dari artikel ini, yang merupakan risalah dari diskusi webinar tersebut, penyusunan kerangkanya dibantu oleh AI.
Comments
Post a Comment