Pria Asal Kanada ini Disebut sebagai Penemu Bitcoin, Masa Sih?

%alt% Beberapa di antaranya cenderung berbentuk balada, seperti dalam “Sajak-sajak Parewa” dan “Puteri Bunga karang”, Peralihan tersebut menimbulkan suasana: suasana tertentu dalam puisi. Puisi-puisi yang ditulisnya itu di kemudian hari diterbitkan berbentuk kumpulan puisi sendiri atau antologi bersama penyair lain. 6) Sembilu Daruh (Lima Kumpulan Sajak). Kumpulan Sajak Ada Ratap Ada Nyanyi yang bertuliskan angka tahun 1962 sampai tahun 1974 menyuarakan balada tentang ratapan rakyat Minangkabau yang sengsara dalam menyuarakan aspirasinya terbadap kepentingan daerahnya. Abdul Moeis menjalani kehidupan di dunia ini selama 76 tahun. Rupanya nasib Rusli Marzuki Saria harus menjadi anak piatu karena pada tahun 1946 ibunya meninggal dunia ketika itu ia masih duduk di kelas III SD. Gagal melanjutkan pendidikan di ASRI Yogyakarta, Rusli Marzuki Saria melamar menjadi pegawai sipil pada Kepolisian Sumatra Tengah di Bukittinggi pada tahun 1953 dan ia diterima. Pada tahun 1988, ketika terjadi pemberontakan PRRI-Permesta (Perang Revolusi Republik Indonesia-Perlawanan Rakyat Semesta), Rusli Marzuki Saria dipecat dari kepolisian karena terlibat dengan pemberontakan daerah Sumatera Tengah terhadap Pemerintahan Pusat tersebut. Rusli Marzuki Saria dilahirkan di Kamang, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat pada tanggal 26 Februari 1936. Pada awalnya Rusli Marzuki Saria tinggal bersama ibunya di kampung halaman mereka, Kamang, Agam. Di Payakumbuh, ayahnya melanjutkan usaha di bidang jasa angkutan kuda (bendi), meneruskan usaha yang telah ada di Agam dulu.

Sebagai penyair yang melarutkan diri ke dalam alam kehidupan masyarakat lingkungannya, maka suasana keresahaan jiwa Rusli terlihat lewat penghayatannya terhadap sisi kehidupan itu sendiri. Di Payakumbuh inilah Rusli Marzuki Saria menyelesaikan pendidikan SD dan menamatkan SMP (Sore) pada tahun 1953 dan pada tahun yang sama ayahnya pun meninggal dunia sehingga rencana akan melanjutkan studi ke Akademi Seni Rupa (ASRI) Yogyakarta pun batal. Dengan demikian, kita akan memperoleh perasaan damai dan ikhlas menerima segala keadaan yang dialami. Meski ciptaannya itu pada akhirnya tidak berhasil menjadi populer, banyak yang menilainya sebagai cikal bakal dari Bitcoin. Ayah Rusli Marzuki Saria adalah seorang yang terpandang di daerahnya karena ia pernah menjadi wali nagari (pemimpin nagari) dan seorang pengusaha yang sukses. Pada tahun 1955, Rusli diasimilasi dari Pegawai Sipil menjadi Agen Polisi Kepala Mobbrig di kantor yang sama. Artinya, golongan III A PGPN 1955 diturunkan menjadi golongan BB/IH dengan masa kerja ditambah dua tahun karena memiliki ijazah SMP. Ia sudah letih. Di masa mudanya ia banyak bekerja untuk kepentingan bangsanya. Menurut Rusli, pepatah ini tidak lebih dari sebuah kata-kata berbisa, barangkali Rusli teringat kenangan masa kanak-kanaknya yang ditandai oleh banyaknya yang berpoligami, sedangkan ibu tirinya (pengganti ibunya yang telah meninggal) selalu setia “bagai sangkutan baju”.

Kehidupan kota ditatap Rusli dengan bingkai kacamata desanya yang masih polos, murni, dan sederhana. Ini Kota Paling Utara di Bumi, Seberapa Dekat dengan Kutub Utara? Bersamaan dengan kepercayaan publik terhadap informasi yang beredar luas, hal ini bermuara pada pertanyaan tentang keaslian konten, kemungkinan penyebaran informasi palsu, dan keberadaan deepfake. Deepfake dan konten manipulatif yang menjamur lantaran teknologi dan kanal digital, menimbulkan konsekuensi dilema etika yang harus dihadapi oleh media. Puisi “Danau Singkarak Tengah Hari” mengisahkan perjalanan merantau seseorang yang harus meninggalkan segala kenangan: Danau Singkarak yang indah, perempuan yang bermata perak, dan perjalanan dengan kereta api yang membuat air mata menitik. Sampai-sampai ia harus pergi meninggalkan rumahnya. Dasi segi struktur puisi, pemberontakan Rusli terlihat dengan meninggalkan bentuk puisi yang pendek-pendek dan beralih ke bentuk yang panjang-panjang. Rusli diangkat menjadi calon klerk (juru tulis) golongan III A di kantor Koordinator Mobiele Brigade Korps 106 Sumatra Tengah (Koimob-106). Selain itu ia dianugerahi pula Bintang Mahaputra kelas III.

Begitu pula halnya dengan hidup manusia. Pada puisi lain, Rusli Marzuki Saria menceritakan mirisnya kehidupan petam di kampung halaman dengan segala keterbatasannya. Semenjak bekerja di lingkungan Mobbrig pada tahun 1953, Rusli melanjutkan pendidikan SMA di bagian A (Jurusan Bahasa) SMA (Sore) Sandyakalta di Bukittinggi. Waktu itu umurnya sudah hampir 70 tahun. 218 tahun 1959 Abdul Moeis ditetapkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan. Pada tanggal. 17 Juni 1959 ia meninggal dunia di Bandung, setelah mendapat serangan tekanan darah tinggi. Penyakit jantung dan tekanan darah tinggi sudah sering menyerangnya. Saya sudah tua. Penyakit sudah sering menyerang. Kalau tawaran itu saya terima, mungkin saya tidak dapat bekerja dengan baik. Karena itu tawaran untuk bekerja di bidang pemerintahan, ditolaknya. Yaitu suatu tekad untuk membela dan mengisi kemerdekaan sebaik-baiknya. Di tubir ngarai yang curam/tumbuh enau dan bunga lala/seperti sangkutan baju yang setia/di rumah penganten baru// bercerita tentang kerinduan terhadap kedamaian dan keindahan suasana perdesaan yang asri. Bagi Rusli, puisi adalah media yang benar-benar tepat untuk menyampaikan perasaan dan pikirannya. Pemerintah menilai bahwa jasa-jasa Abdul Moeis dalam perjuangan untuk mencapai kemerdekaan, cukup besar. Oleh karena itu Pemerintah menghargainya sebagai seorang pahlawan.

Comments

DOMAIN SESUAI ABJAD TINGGAL COPAS
  • Syair HK
  • Syair Sgp
  • Paito Macau
  • Syair Cambodia
  • Data HK
  • Bocoran Jitu
  • Live Draw Macau
  • Syair Sdy
  • Paito Sdy
  • Live Draw HK
  • Buku Mimpi
  • Buku Mimpi 2d
  • Data HK
  • Data Sgp
  • Data HK
  • Data Sdy
  • Live Draw Sdy
  • Data China
  • Syair SDY
  • Syair Taiwan
  • Data Macau
  • Syair Cambodia
  • Syair China
  • Data Taiwan
  • Syair Sgp
  • data cambodia
  • data china
  • data hk
  • data hk
  • data macau
  • data macau
  • data sdy
  • data sdy
  • data sgp
  • data sgp
  • data taiwan
  • Syair Macau
  • Paito Macau
  • Data China
  • Live Draw Macau
  • Syair Macau
  • Syair Macau
  • Live Draw Taiwan Lotto
  • Live Draw Sgp Lotto
  • Live Draw HK Lotto
  • Live Draw China
  • Syair HK
  • Data HK
  • Syair HK
  • Syair Macau
  • Forum Syair Sdy
  • Forum Syair Sdy
  • Live Draw SDY
  • Data Sdy
  • Data HK
  • Syair Sdy
  • Syair Sdy
  • Live Draw HK LOTTO
  • Paito Sdy Lotto
  • Paito Sdy
  • Paito HK
  • Paito HK Lotto
  • Syair HK
  • Live Draw Taiwan
  • Syair Macau
  • Live Draw Cambodia
  • Live Draw HK
  • Live Draw HK
  • live draw hk lotto
  • Live Draw Macau
  • Live Draw Sdy
  • live draw sdy lotto
  • Live Draw Sgp
  • live draw sgp lotto
  • Live Draw Taiwan
  • Paito SGP Lotto
  • Live Draw Taiwan
  • Syair HK
  • Live Draw Sdy Lotto
  • Live Draw HK
  • Live Draw HK
  • Live Draw Sgp
  • Prediksi Jitu
  • Paito Macau Lotto
  • Syair Sgp
  • Paito HK
  • paito hk lotto
  • Paito SDY
  • paito sdy lotto
  • Paito SGP
  • paito sgp lotto
  • Angka Keramat
  • Live Draw Macau
  • Live Draw Sdy
  • Live Draw Sdy
  • Live Draw Macau
  • Prediksi Jitu
  • Live Draw Taiwan
  • DATA MACAU
  • Syair SDY
  • Syair Macau
  • Live Draw SGP
  • Syair HK
  • Live Draw HK
  • Syair Sgp
  • Syair Sdy
  • Live Draw Macau
  • Paito SDY
  • Syair SGP
  • Live Draw Taiwan
  • Live Draw China Lotto
  • Syair Sdy
  • Data Sdy
  • Paito Macau
  • Paito HK
  • Syair HK
  • Syair Taiwan
  • Syair HK
  • Syair HK
  • syair hk
  • Syair Macau
  • Syair Macau
  • Syair Sdy
  • Syair Sdy
  • Syair Sdy
  • syair sdy
  • Syair Sgp
  • Syair Sgp
  • Syair Sgp
  • Syair Sgp
  • syair sgp
  • Paito Sdy
  • Syair HK
  • Live Draw HK
  • Live Draw Taiwan
  • Syair Sdy
  • Data HK
  • Data Macau
  • Paito HK
  • Keluaran HK
  • Prediksi Jitu
  • Paito Sdy Lotto
  • Syair China
  • Live Draw HK
  • Syair HK
  • Live Draw HK
  • Data Sgp
  • Live Draw Sdy

    Popular Posts